Sedekah Pagi

Thalhah bin Ubaidillah adalah sahabat Rasulullah SAW yang agung nan mulia dimana beliau adalah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga oleh baginda Rasulillah SAW namun tidak pernah meninggalkan sedekah pagi sebagai bagian dari rutinitasnya dan tidak terlena dengan statusnya.

Suatu ketika beliau pernah bingung dan tampak murung, hanya karena beliau memperoleh keuntungan dari perniagaannya di Hadhramaut sebesar 700.000 dirham kurang lebihnya, Ummu Kultsum binti Abu Bakar bertanya, “Ada apa wahai Abu Muhammad? Adakah kesalahan kami yang membuat engkau begitu gelisah?”

Sahabat Tholhah pun seraya menjawab dan berkata, “Tidak…engkau sungguh istri yang paling baik dan setia. Yang membuatku gelisah adalah karena aku mendapatkan harta yang banyak, tapi aku bingung mau di apakan hartu itu”.

“Mengapa engkau bingung? Bukankah kaummu banyak yang membutuhkan uluran tangan darimu ? Besok pergilah pagi-pagi dan bagikan uang itu kepada mereka.”

– Ummu Kultsum binti Abi Bakr

Tholhah menimpali, “Rahimakillah (semoga Allah merahmatimu)… sungguh engkau seorang wanita yang di anugerahi taufik, putri orang yang selalu di anugerahi taufik oleh Allah.”

baca juga : ini dia kriteria orang yang cinta dunia, kamu termasuk?

Di pagi harinya beliau (Tholhah) membagikan harta kepada para fakir miskin dari kalangan Muhajirin dan Anshar, sehingga beliau pun digelari dan dianugrahi dengan julukan Tholhah Al Khair (orang yang baik), Tholhah Al Jawad (orang yang pemurah), Tholhah Al Fayyadh (orang yang dermawan).  

Ketika seorang Thalhah dengan predikat “shahabat yang dijamin masuk surga” tidak pernah meninggalkan sedekah pagi sebagai aktivitasnya, lalu dimanakah posisi kita dari beliau? Mari kita rutinkan sedekah pagi dengan berbagai manfaat yang Allah dan Rasul-Nya janjikan bagi kita. Wallahu A’lamu Bishshowab.

One Reply to “Sedekah Pagi; Pagi Ku, Sedekah Ku!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *