Kriteria Cinta Dunia

Ada orang yang gajinya kurang, ada orang yang gajinya pas-pasan dan ada juga orang yang gajinya berlebih. Kalau kita tanya apakah orang yang gajinya kurang dan pas-pasan tidak mau mendapatkan gaji yang lebih banyak dan besar? Tentu jawabannya sangat dan ingin sekali untuk mendapatkan gaji yang berlebih. Lantas apakah orang yang gajinya kurang dan pas-pasan dikatakan orang yang tidak cinta dunia? atau sebaliknya kalau ada orang yang gajinya berlebih dan hartanya banyak, kemudian dikatakan sebagai orang yang hubbud dunya (orang yang hidupnya hanya untuk dunia) semata? Tentu tidak.

Dari Tsauban, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring”. Kemudian seseorang bertanya,”Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?” Rasulullah berkata,”Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. Kemudian seseorang bertanya,”Apa itu ’wahn’?” Rasulullah berkata,”Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud no. 4297 dan Ahmad 5: 278)

Anda boleh setuju dan boleh juga tidak, karena ukuran seseorang dikatakan hubbud dunya adalah dimana ketika mereka memiliki harta yang berlebih, kemudian ia enggan untuk berinfaq dan bershodaqoh. Bahkan yang lebih parahnya lagi ia merasa semua harta yang dimiliki sebagai hasil dari jerih payah keringat dan pikirannya semata, tanpa ia sadari bahwa itu semua adalah pertolongan dan pemberian dari Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Maka orang yang seperti inilah dikatakan sebagai orang yang hidupnya hanya untuk dunia semata alias hubbud dunya.

Hal ini sebagaimana yang telah dilakukan oleh Qorun, karena ia angkuh dan sombong tidak mau bersyukur kepada Allah SWT atas apa yang ia miliki dan atas apa yang Allah berikan kepadannya.

baca juga: puasa di bulan muharram

Allah SWT berfirman yang artinya:

“Sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat.”( QS. Al-Qashash: 76)

Namun disisi lain, apabila ada orang yang ingin mencari gaji dan harta yang banyak dengan nawaitunya yang baik untuk ta’at dan tunduk kepada Allah SWT, serta untuk membela agama Allah dengan usaha membantu saudara-saudaranya yang tidak mampu dan digunakan dijalan Allah, apakah bisa dikatakan sebagai orang yang hubbud dunya (cinta dunia)!! Tentu tidak bukan?! Justru orang-orang seperti inilah yang mesti diperbanyak dan didukung, karena hari ini umat muslim secara umum sangat membutuhkan para agnia’ (orang berharta) yang hartanya diperjuangkan dan digunakan untuk Islam dan kaum muslimin.

2 Replies to “Ini Dia Kriteria Orang Yang Cinta Dunia, Kamu Termasuk?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *